bercerita tentang travel kemungkinan besar akan membuat saya kembali dijuluki ambasador travel oleh beberapa teman. tapi kejadian menarik dan pelajaran berharga bisa saja didapat disana. singkat cerita, hampir setaun yang lalu, saya kenalan dengan seorang teman di Cipaganti travel dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Jakarta.
waktu itu saya ingat saya cukup sibuk autis dengan gadget, dan ga peduli sama sebelah saya. ya hanya untuk chat yang mungkin ga penting-penting amat sama teman yang saya temui tiap hari pula. atau sekedar membalas mention twitter atau malah mereply tweet orang lain. saya memang bukan tipe orang yang luwes dan senang berinteraksi dengan orang baru, saya cenderung awkward, sekalipun orang yang telah lama mengenal saya pasti bilang saya cerewet. makanya saya memilih untuk berinteraksi dengan orang yang jauh saja, dan nyuekin orang yang ada di dekat saya. lalu, dimulailah pembicaraan itu.
"sejak gadget makin canggih, kita jadi autis ya, sadar gak?" kata mba rieka buka pembicaraan.
lalu kita jadi ngobrol sejak detik itu. tidak tidur berpuluh kilo meter perjalanan. mengabaikan ym chat beberapa orang. ya, saya dan orang yand duduk sebelah saya saat di travel itu mengobrol hangat. dia bercerita tentang keluarganya, dulu tinggal di kota mana, kerja dimana, sampai membahas harga handphone yang kebetulan handphone saya dan handphone mba rieka waktu itu sama. hah banyak deh. begitu juga saya bercerita ke dia. sebenernya saat itu ada unsur gak enak, dia cerita, maka saya cerita balik. gitu sih.
dalam perjalanan, akhirnya kita tukeran pin, tukeran ym!
"nanti kalo aku kebandung lagi, kita ketemuan ya, nanti tinggal chat"
"oh iya mba, kabarin aja yaa"
lalu kita berpisah dengan cipika cipiki, saat mba rieka nyegat taksi di depan pool cipaganti.
tadi, setelah sekian lamanya tiba-tiba mba rieka ngechat ym saya. nanya apa kabar, masih inget dia kan, dll. dan terakhir dia bilang, "doain ya, abis lebaran ini aku mau merit X_X"
saya sih ngerasa lucu aja, unyu gitu, perjalanan di travel yang begitu singkat bisa membuat akrab. ya sekalipun ada yang bilang basa-basi, tapi ini serasa-di-film banget loh.
berapa banyak sih orang yang bisa peduli kayak gitu jaman sekarang?
kalo menurut saya sih, sebenernya kepedulian itu masih ada di hati orang-orang, rasa ingin tau tentang orang lain dan membagi kisah tentang diri sendiri juga. buktinya banyak kan orang yang diam-diam cyber stalk orang lain kan, buka profile facebook, timeline twitter, tumblr orang lain baik yang dekat atau enggak.. dan jelas banyak orang yang ingin didengar ceritanya, bisa saja melalui tweet foto makan siang, atau check in foursquare karena ingin diketahui keberadaannya.
ya, entahlah, jaman sekarang saya ngeliatnya lebih ke asas manfaat sih, kalo ga ada perlunya, gamau baik gamau ramah. coba deh kalo kita mau ramah dan mau ngobrol dengan siapa saja, hidup ini pasti lebih indah. toh keinginan untuk berbagi cerita itu selalu ada kan, tinggal kita pindahkan saja dari dunia maya ke dunia nyata. mundurlah sejenak dari tahun 2011, era dimana orang tidak lebih individualis, siapa tau, antrian sebelum kamu di atm itu nantinya bisa ngasih kamu kerjaan mungkin, atau ternyata adalah calon sepupu iparmu.
make a good impression to everyone, be kind, be humble!